0
Raya Haba- Gerhana Matahari Total (GMT) berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur. Seketika langit Balikpapan menjadi gelap saat bulan menutupi matahari. Seketika itu pula warga mengabadikan momen langka 3 ini.

Pantauan merdeka.com, GMT di Balikpapan terjadi sekitar pukul 08.33 WITA, sesuai dengan prediksi BMKG. Momen langka itu benar-benar membuat takjub seluruh warga yang menyemut di pantai Kilang Balikpapan sedari pagi tadi.

"Selamat pagi Balikpapan, selamat pagi Indonesia," kata panitia momen GMT Balikpapan, melalui pengeras suara saat terjadi GMT tepat pukul 08.33 WITA, di lokasi pantai Kilang Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Rabu (9/3).

Suasana riuh tiada henti bergaung di lokasi, beserta jepretan ratusan kamera profesional maupun kamera ponsel, mengabadikan momen GMT di Balikpapan. Balikpapan gelap, saat bulan menutupi matahari.

Selang 1 menit kemudian, sekitar pukul 08.35 WITA, GMT perlahan usai. Warga yang menyaksikan itu, dibuat terpesona fenomena alam.

"Ini luar biasa, benar-benar luar biasa. Syukurlah Balikpapan cerah," ungkap warga Bandung, Sunarya, yang memang datang ke Balikpapan, hanya untuk menyaksikan GMT.

"Sempat deg-degan, kalau saja matahari tidak terbuka lagi cahayanya saat ketutup bulan. Alhamdulillah, terbuka lagi. Allahu Akbar," ungkap salah seorang kru televisi lokal di Balikpapan.

Matahari kian terbuka sekitar pukul 08.50 WITA. Usai momen GMT, warga berduyun-duyun mendatangi panggung konser rakyat, yang juga disediakan panitia momen GMT di pantai Kilang Mandiri. Sebagian warga lagi, memilih pulang ke rumah mereka masing-masing.

"Begitu melihat matahari tertutup, dan perlahan terbuka, saya langsung memalingkan pandangan. Itu yang berbahaya, bisa merusak retina mata," ungkap Anto, warga lokal Balikpapan.

Post a Comment

 
Top